Journal Review

Membaca adalah salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan. Nah, dalam rangka memperluas pengetahuan sebelum dapat membuat jurnal yang baik, disini saya akan me-review beberapa jurnal mengenai data mining. Berikut resumenya :

1. Judul : PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK DATA MINING UNTUK PENGGALIAN KAIDAH ASOSIASI MENGGUNAKAN METODE APRIORI

Penulis : Leo Willyanto Santoso

Pada riset ini, metode apriori digunakan untuk memperoleh kaidah asosiasi yang menggambarkan hubungan antar item pada database transaksional. Database yang  digunakan ada tiga buah yang masing-masing memiliki jumlah transaksi yang berbeda. Dari hasil pengujian empiris dapat ditarik kesimpulan bahwa waktu komputasi untuk menghasilkan kaidah asosiasi dipengaruhi oleh jumlah transaksi dan Penggunaan struktur data “tidlist” pada algoritma apriori menyebabkan waktu komputasi yang dibutuhkan relatif berkurang karena hanya memerlukan pembacaan basis data sekali saja.

2. Judul : Data Mining techniques for the detection of fraudulent financial statements

Penulis : Efstathios Kirkos, Charalambos Spathis, Yannis Manolopoulos

Jurnal ini membahas mengenai keefektifan dari teknik klasifikasi Data Mining dalam mendeteksi perusahaan yang menghadapi masalah kecurangan financial dan berhubungan dengan identifikasi dari faktor-faktor yang terkait dengan masalah tersebut. Dalam penyelesaiannya, tugas dari manajemen deteksi kecurangan, sang auditor bisa memfasilitasi pekerjaan mereka menggunakan teknik data mining. Peelitian ini membahas mengenai kegunaan decision tree, Neural Networks dan Bayesian Belief Networks dalam mengidentifikasi kasusu kecurangan financial.

3. Judul : Information Visualization and Visual Data Mining

Penulis : Daniel A. Keim

Tidak pernah sebelumnya dalam sejarah, data di- generated dalam volume yang sangat besar seperti saat ini. Mengeksplor dan menganalisa volume data dalam ukuran yang besar menjadi sangat sulit. . Information visualization dan visual data mining dapa membanu menghadapi benjir informasi. Keuntungan dari  visual data exploration adalah pengguna/user dapat secara langsung terlibat dalam proses penggalian data. Ada banyak sekali teknik dari information visualization yang telah dibangun dan dikembangkan dalam decade  terakhir untuk membantu eksplorasi dari data yang besar. Dalam jurnal ini penulis menggunakan classification of information visu-alization dan visual data mining techniques yang berbasis pada tipe data yang akan divisualisasikan, teknik visualisasi dan teknik interaction and distortion

 

4. Judul: Data Mining in Cloud Computing
Penulis: Ruxandra-Stefania PETRE

Dalam jurnal ini membahas bagaimana data mining  digunakan pada cloud computing. Data mining digunakan untuk mencari informasi berpotensi berguna dari data mentah yang telah diproses. Sebagai kebutuhan alat data mining berkembang setiap harinya, kemampuan mengintegrasikan data mining dancloud computing ini menjadi lebih dan lebih ketat.

 

5.Judul :  Business Intelligence with Social Media and Data Mining to Support Customer Satisfaction in Telecommunication Industry

Penulis : Vitri Tundjungsari

Jurnal ini menjelaskan mengenai bagaimana  menggali data melalui sosial media untuk mendapatkan informasi kepuasan pelanggan dalam industri telekomunikasi. Media sosial memiliki potensi untuk mengekstrak informasi dan lalu ditindak lanjuti sehingga bermanfaat bagi bisnis , pengguna , dan konsumen. Tulisan ini membahas tentang dasar-dasar data mining dan media sosial , memperkenalkan beberapa teknik untuk dipilih untuk menggali data di media sosial , dan menggambarkan beberapa aplikasi data mining

6. Penentuan Gender Otomatis Berdasarkan Isi Microblog Memanfaatkan FItur Sosiolinguistik

Penulis : Yudi WIbisono dan Naufal Faruqi

Jurnal ini membahas mengenai penentuan gender otomatis dengan menggunakan analisis fitur sosiolinguistik. Dalam eksperimennya, digunakan tiga algoritma klasifikasi yaitu Naïve Bayes dan SVM (Support Vector Machine). Berdasarkan eksperimen akurasi klasifikasi menggunakan fitur leksial mencapai 84.94%, fitur sosiolinguistik 83.01% dan gabungan kedua fitur 86.22%. Walaupun sedikit lebih rendah akurasinya, fitur sosiolinguistik jumlah atributnya jauh lebih rendah (8 berbanding 824), sehingga cocok diaplikasikam pada data berukuran besar atau berbentuk aliran.

7.Facial Micro-Expression Recognition Using High Speed Camera and 3D-Gradient Descriptor

Penulis : Senya Polikovsky, Yoshinari Kameda, Yuichi Ohta

Mikro-ekspresi adalah ekspresi sesaat yang ditunjukan manusia saat menghadapi keadaan tertentu. Mikro ekspresi berlangsung sangat cepat sehingga akan sulit untuk mendeteksinya jika menggunakan cara tradisional. Dalam Jurnal ini penulis mencoba mengenali mikro ekspresi yang dikenali dalam video menggunakan 3d-Gradient Descriptor dan histogram. Peulis berhasil mendapatkan 13 klasifikasi mikro-ekspresi.

8. Detection and Measurement of Facial Mico-Expression Characteristic for Psychological Analysis

Penulis : Senya Polikovsky, Yoshinari Kameda, Yuichi Ohta

Berlanjut dari penelitian sebelumnya, deteksi mikro-ekspresi dapat berperan penting dalam mencegah tindakan criminal. Dengan menggabugkan disipli ilmu psikologi dan ilmu computer, penulis berhasil mendeteksi ekspresi-mikro melalui video yang diambil dengan menggunaka kamera berkecepatan tinggi. Penulis mendeteksi mikro-ekspresi dengan menggunakan histogram yang akan mentraining data yang diambil dari video wawancara maupun interview tersebut.

9.  PENGENALAN WAJAH MANUSIA MENGGUNAKAN ANALISIS KOMPONEN UTAMA (PCA) DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN PERAMBATAN-BALIK

Penulis : Hidayat Zayuman , Imam Santoso, R. Rizal Isnanto

Jurnal ini membahas mengenai penggunaan jaringan syaraf tiruan dan PCA untuk sistem pengenalan wajah.  Hasil implementasi menunjukan bahwa kombinasi JST dan PCA menghasilkan pengenalan wajah yang lebih akurat dibandingkan dengan hanya menggunakan PCA. Yaitu sebesar 86.67%

10. IDENTIFIKASI TANDA-TANGAN MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN PERAMBATAN-BALIK (BACKPROPAGATION)

Penulis : Achmad Hidayatno, R. Rizal Isnanto, Dian Kurnia Widya Buana

Tanda tangan merupakan sah satu biometric dari manusia. Jaringan syaraf tiruan perambatan balik termasuk supervised learing algorithm yang dapat digunakan untuk mengklasifikasikan citra dengan keluaran tertentu. Jaringan syaraf tiruan perambatan-balik yang sudah dilatih dengan data citra tanda-tangan seseorang,  dapat digunakan untuk mengenali pemilik tanda-tangan tersebut.

File Management dan File Linux Permission

Kali ini saya akan membahas mengenai manajemen  fille dan file linux permission. Masih adakah yang bingung mengapa bahkan file pun harus di manaje? dan apa pengertian manajemen file sendiri?

Management file merupakan metode dan struktur data yang diguakan sistem operasi untuk mengatur dan mengorganisir file pada disk atau partisi.

Beberapa Command digunakan untuk memenej file di linux antara lain :

1. Melihat Daftar konten direktori

  • pwd : commad untuk melihat derektori yang di di gunakan
  • ls : perintah yang digunakan untuk melihat file yang ada dalam direktori
  • ls -l : memperlihatkan daftar file disertai dengan atribut seperti pemilik, permission, ukuran, dan tanggal modifikasi
  • ls -a : memperlihatkan daftar file dan file tersembunyi di dalam direktori sekarang tanpa atribut apapun
  • ls -lt : berfungsi mengurutkan daftar file berdasarkan waktu (baik yang terbaru maupun terlama)
  • ls -ls : berfungsi mengurutkan daftar file berdasarkan ukuran file (Dari besar hingga terkecil)
  • ls -lrt : berfungsi mengurutkan daftar file dari yang terlama hingga yang terbaru

2. menyalin, memindahkan , dan menghapus file dan direktori

  • cp      : command untuk menyalin file atau direktori
  • mv     :  command untk memindahkan file atau direktori
  • rm      : command untuk menghapus file atau direktori
  • touch : command untuk membuat file kosong

beberapa pilihan yang berguna untuk perintah cp dan mv:

  • -f atau –force : Memungkinkan cp untuk mencoba menghapus file yang sudah ada walaupun file tidak dapat ditulis
  • -i atau –interactive : Akan meminta konfirmasi sebelum mencoba untuk mengganti file yang ada
  • -b atau –backup : Akan membuat cadangan dari file yang akan diganti

3.Membuat dan menghapus Direktori

  • mkdir -p d1/d2/d3  berfungsi untuk membuat direktori bersarang
  • rmdir -p d1/d2/d3 : menghapus direktori bersarang
  • rm -r d1 : menghapus secara rekursif

4. menggunakan perintah “find” untuk mencari berdasaikan file

“find” peintah untuk menemukan fila yang di cari

5. kompresi dan dekompresi file menggunakan gzip dan bzip2

dalam management file juga, kita membutuhkan file command untuk melakukan kompresi ata dekompresi file untuk memanagenen file agar lebih rapi dan, memperlebar ukuran penimpana, dalam linux di sini menggunapan gzip dan bzip2 untuk melakukan kompresi adan dekompresi, walaupun nyak command yang lain juga untuk kompresi. di sini saya akan menggunakan perintah di atas.

cara pemakaian untuk kompresi.

gzip (nama file atau derektori)

bzip2 (nama file atau direktori)

cara pemakaian untuk dekomprosi.

gzip –d (nama file kompresi).gz

bunzip2 (nama file kompresi).bz2

File Permission

file permission adalah ijin penggunaan sebuat file di sistem operasi linux dimana memberikan batasan, kepada user lain agar keamanan file terjamin. di butuhkan file permission di kerenakan dalam sistem operasi linux itu terkenal multi user yang menyebabkan sebuah file dapat di gunakan oleh user lain, dalam hal ini banyak user itu dalam satu komputer.

Permission Group

setiap file dan direktori memiliki 3 permission group :

1.user

hak akses user hanya berlaku terhadapr user sendiri dari file atau direktori, dimana hak akses dari ini tidak akan mengganggu user lain.

2. group

hak akses grup hanya berlakuk terhadapat group yang telah mejadi anggotanya dalam akses dari file dan dikrektori. dimana user yang tidak termasuk dalam grup tidak akan terpengaruh.

3.other

semua user yang tidak termasuk dalam group permission mendapat hak akses dari file tersebut.

 

permission type

setiap file dan direktori memiliki 3 permissio type:

– read – read permission menunjukan bahwa user dapat membaca konten dari file.

– write – write permmission menunjukah bahwa user dapat menulis konten dari file dan direktori

– execute – excute permission menjukan bahwa user dapat mengeeksekusi sebuah file untuk melihat konten di dalamnya.

 

Melihat hak akses

kamu dapat melihat hak akses sebuah file dan direktori dengan meggunakan terminal dalam linux yang saya gunakan. degan memasukan command “ls –l” dan akan menampilakan

_rwxrwxrwxrwx (angka) user group “keteranga lain”

dalam digit pertamal dalam file permission dengan jenis-jenis sebagai berikut :

d = directory

– = regular file

l = symbolic link

s = unix domain socket

p = named pipe

c = character device file

b = block device file

dengan sisianya 9 digit dimana setiap 3 digit dari digit peraman membagi file permission tiap group, yaiut user, group, dan other, dengan masing-masing kepanjangan setiap simbol itu :

r = read permission

w= write permission

x = execete permission

– = no permission

 

mengatur hak akses

setelah melihat hak akses dari sebuah file dan direktori sekarang saat nya kita mengatur dari hak akses itu sendiri. dalam linux terdapat command chmod untuk megatur hak akses. dalam mengatur hak akses yang dapat merubahnya adalah user, root, dan group dari file atau direktori tersebut. dalam chmod terdapat mode simbolik dan numerik

mode simbolik :

berikut adalah urutan penggunaan dalam bentuk simbolik

chmod (user yang dirubah)(perintah)(hak akses yang diberikan) nama-file

 

dimana simbol yang di gunakan adalah sebagai berikut :

untuk user :

u  user

g  group

o  other

a  all

untuk perintah :

+  tambah hak akses

–  mengurangi hak akses

= mengatur hak akses sama dengan hak akses yang diberikan

untuk tipe hak akses :

r read

w write

x execute

 

berikut beberapa contohnya

chmod a=r file

hak akses file “file” menjadi –r—r—r–

chmod u+x file

hak akses file “file” menjadi –r-x-r—r–

chmod u-rx file

hak akses file “file menjadi —-r—r–

chmod ug+x file

hak akses file “file” menjadi —xr-xr–

chmod u+rw o+w file

hak akses file “file” menjadi –rwx-r-x-rw-

 

mode numerik

dalam mode numerik ini file pemission menngunakan angka sebagai wakil dari hak akssesnya :

4 =  read

2 = write

1 = excetu

0 = no permission

untuk pengguanbungan nya contohnya ingin bisa baca dan tulis dapat menabahkan nilai baca dan tulis jadi,

2+4 = 6, dimana 6 yaitu untuk hak akses baca dan tulis. untuk penggunaan nya seperti berikut

chmod (digit hak akses user)(digit hak akses group)(digit hak akses other) namafile

contoh nya

chmod 735 contoh

dimana hak akses untuk file contoh menjadti –rwx-wxr-x.

untuk lebih mudahnya, anggaplah kombinasi rwx sebagai bilangan biner, jika iya bernilai 1 dan tidak 0 maka :

0 —

1 –-x

2 –w-

3 –wx

4 r–

5 r-x

6 rw-

7 rwx

 

Mengubah kepemilikan fila atau direktori

untuk mengubah kepemilikan sebuah file atau direktori menggunakan comman chown, dengan cara sebagai berikut :

chown option pemilik_baru nama_file/direktori

 

contoh :

chown arum contoh

yang berarti file contoh menjadi di miliki oleharum.

 

Sekian.

 

Referensi :

manajemen file dan direktori.pdf dan Linux File Permissions.pdf oleh Tim Asisten Sistem Operasi 2013

Tekologi dan Proses Belajar Mengajar

Pada tanggal 7 November 2013 yang lalu, kelas saya berkesempatan mengikuti seminar dengan pembicara Prof. Bruce Waldrip dari Monash University Australia. Seminar yang diadakan di Auditorium lt.2  gedung JICA ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari kalangan non-dik dan pendidikan serta para dosen Progam Studi Ilmu Komputer.

Prof.Bruce Waldrip menyampaikan seminar yang berjudul “Applying Research  to Our Teaching of ICT”. Sangat menarik dan membuka mata menurut saya. Prof.Waldrip membuka seminar dengan sedikit sentila mengenai proses belajar yang seharusnya dapat membuka pola pikir murid ntuk memcahkan sesuatu melalui permainan sederhana yang membutuhkan jawaban yang sederhana pula.

Prof.Waldrip menyampaikan materi dengan sangat interaktif, layaknya proses belajar mengajar dikelas. Sebelum menjelaskan beliau selalu bertanya terlebih dahulu mengenai poin penting yang akan dibicarakan.

Poin penting yang disampaikan beliau pada seminar tersebut megenai dampak  integrasi dengan teknologi antara lain :

1. Change the way you teach

2. Change the way you interact with your student

3. Chane the expectation

4. ETC.

 

Seorang pengajar dan pendidik harus mampu mengintegrasikan dirinya dengan teknologi, mengubah pola pikir, cara megajar dan cara berinteraksi dengan murid. Bagaimanapun juga pera seorang guru tidak dapat diganti dengan teknologi. Ada aspek afektif dan emosi yang tidak dapat terganti oleh mesin.

Prof.Waldrip menjelaskan kapan teknologi baik untuk diterapkan, dan kapan mengajar sebaiknya tidak menggunakan media dan dilakukan secara langsung. Da aspek visual yang sangat mmbantu murid dalam memahami materi.

Meskipun saya adalah mahasiswa dengan latar belakang non-dik , seminar ini cukup membuka mata saya dan memperkenalkan saya mengenai teknik mengajar dan integrasinya dengan teknologi.

 

seminar

 

Prof.Waldri berfoto bersama dosen dan civitas akademik UPI

 

Resume Praktikum Wireless Konfigurasi Access Point Linksys (23 Oktober 2013)

Kali ini saya akan berbagi mengenai Ilmu yang baru saja saya pelajari di Praktikum Jaringan Komputer Kamis yang lalu. Minggu ini kami mempelajari mengenai konfigurasi Access point linksys,. Tanpa berbasa-basi lagi langsung saja saya berikut adalah penjelasan menegenai konfigurasi access point linksys :

Praktikum diawali dengan penjelasan singkat mengenai tipe access point. Terdapat empat mode accces point, yaitu Access point, AP Client, wireless bridge dan wireless repeater. Namun kali ini, saya hanya akan menjelaskan mengenai konfigurasi access point saja.

Tentunya terdapat beberapa hardware yang perlu disipakan,  yaitu access point linksys, PC atau laptop lebih dari 1 buah dan kabel UTP straight.

Langkah pertama yang dilakukan adalah kita merestart dulu access point dengan cara menekan tombol reset (yang saya praktikan pada saat praktikum adalah saya menusuk dengan pulpen lubang reset di bagian belakan access point) dan tahan hingga beberapa detik sampai lampu powernya mati dan menyala kembali. Kemudian pasangkan kabel UTP straight yang bisa menghubungkan access point dengan PC atau laptop yang akan kita gunakan.

*Tips :Sebelum memulai konfigurasi, pastikun IP laptop/PC berada dala satu jaringan dengan alamat IP access point (default IP access point : 192.168.1.245)

Setelah terhubung, masuk ke browser untuk memulai konfigurasi. Ketik IP Access point (192.168.1.245). pada tab URL  browser. Nantinya kita akan diminta untuk memasukkan username dan password. Kita hanya perlu memasukkan passwordnya saja. Masukkan ‘admin’ sebagai password.

Password tersebut adalah password default, , Jika kita ingin mengganti id dan password access point,  kita bisa masuk ke menu administration kemudian pilih menu management. Pada menu status kita dapat melihat beberapa informasi seputar acces point.

password_linksys

 

Pada halaman setup -> network setup kita dapat mengkonfigurasu ip address access point. Jika kita ingin mengatur access point sebagai access point, AP Client dan Wireless Repeater tinggal memilih menuh setup -> AP mode.

4-utama

 

Untuk pengaturan wireless sendiri, masuk ke tab wireless,  pada bagian basic wireless setting terdapat wireless mode yang bisa dipilih,  yaitu, mixed, wireless-G only, dan wireless-B only. Pilihlah salah satu mode wireless tersebut (Pada saat praktikum saya memilih mixed. Tujuannya agar wireless dapat diakses oleh jenis G dan B).

5-Wireless

 

Di tab ini kita juga dapat memberi nama jaringan (SSID, Service Set Identifier), misalnya “Ilkom AP1”, memilih channel dan SSID broadcast. Setelah selesai di set, jangan lupa klik save setting

Pada menu wireless security kita dapat menerapkan sistem keaman jaringan menggunakan WEP, WPA personal, WPA2 personal, WPA 2 mixed, WPA enterprise dan RADIUS.

WEP merupakan standart keamanan & enkripsi pertama yang digunakan pada wireless, WEP (Wired Equivalent Privacy) adalah suatu metoda pengamanan jaringan nirkabel, disebut juga dengan Shared Key Authentication. Shared Key Authentication adalah metoda otentikasi yang membutuhkan penggunaan WEP. Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan (oleh administrator) ke client maupun access point. Kunci ini harus cocok dari yang diberikan akses point ke client, dengan yang dimasukkan client untuk authentikasi menuju access point, dan WEP mempunyai standar 802.11b. WEP memiliki berbagai kelemahan antara lain :

  • Masalah kunci yang lemah, algoritma RC4 yang digunakan dapat dipecahkan.
  • WEP menggunakan kunci yang bersifat statis
  • Masalah initialization vector (IV) WEP
  • Masalah integritas pesan Cyclic Redundancy Check (CRC-32)

Sedangkan WPA merupakan security yang lebih update dari WEP. WPA-PSK mempunyai decryption yang ada pada WEP. WPA adalah model kompatible dengan spesifikasi standar draf IEEE 802.11i. Adanya WPA yang menggantikan WEP mungkin membuat pengguna wireless sedikit lebih tenang karena mempunyai mekanisme enkripsi yang lebih kuat dari pada WEP. Mungkin saat ini sudah ada yang mampu memecahkan enkripsi WPA, tetapi mungkin memerlukan waktu yang lama untuk memecahkan enkripsi tersebut. Namun bukan tidak mungkin seiring berkembangnya ilmu dan teknologi suatu saat WPA akan dengan mudah di pecahkan dalam waktu yang lebih cepat. Di WPA jenis enkripsi nya menggunakan metode TKIP atau AES.

WPA2 Personal Mixed merupakan peningkatan dari WPA2 Personal, yang dimana pada type encryption nya menggunakan kombinasi dari metode AES dan TKIP, sehingga keamanannya kaal lebih terjamin.

Untuk WPA radius dan WPA Enterprise biasanya disana akan diminta untuk memasukan server radiusnya.

Pilih security mode yag akan digunakan. lau save setting.

Kemudian, di bagian tab wireless -> wireless MAC filter. Pada tab ini kita dapat memfilter 25 dan maksimal 50 MAC address. Memfilter disini maksudnya kita dapat menyaring beberapa MAC address agar hanya MAC addres tertentu yang dapat mengakses Access Point tersebut (permit) atau memblock MAC address yang telah dipilih (prevent).

Jika ingin access point kita terhubung ke internet, maka kita harus terhubung ke router. Materi routing akan dibahas di pertemuan selanjutya Sampai Juma. Semoga bermanfaat 🙂

Referensi :

  • http://inarnonasrul.blogspot.com/?view=classic
  • http://4.bp.blogspot.com/_IxrKNG94cbY/TO39U5gAsSI/AAAAAAAAASo/g_qR3S7eUA8/s1600/Reset_AP.jpg
  • http://1.bp.blogspot.com/_IxrKNG94cbY/TO39H2uSYLI/AAAAAAAAASg/ZJnWcX5_GSk/s1600/4+utama.bmp

 

REVIEW : E-Portofolio” Learning How to Learn”

Pada 19 Oktober 2013 yang lalu, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam mengadakan seminar Internasional dengan tema  Turning Dreams into Reality: Current Trends in Mathematics, Science and Computer Science Educatio. Ada sekita 491 peserta yang hadir dalam seminar ini. Di program studi Ilmu Komputer dan Pendidikan Ilmu Komputer sendiri, dihadirkan dua orang keynote speaker yaitu MR. Cher Ping LIM dan Bapak Prof.Zaenal Hasibuan.

Namun dalam review kali ini, saya hanya akan membahas mengenai materi yang disampaikan oleh Mr.LIM, karena pada hari itu saya juga membantu panitia prodi, jadi cukup sibuk mondar-mandir dan hanya sempat mendengarkan materi dari Mr.LIM. Dan Alhamdulillah, materinya sangat menarik dan bahasa Inggris Mr.LIM sangat baik dan mudah dimengerti. Beliau bahkan sesekali bercanda menggunakan bahasa Indonesia.

Mr.LIM mengangkat judul E-Portfolios in the Development of “Learning how to learn” Competencies .

 

Sebelumnya, mari kita pahami konsep

Learning – Reflective learning, personalised learning, lifelong learning

Reflective learning is “..a form of mental processing that we use to fulfil a purpose or to achieve some anticipated outcome. It is applied to gain a better understanding of relatively complicated or unstructured ideas” HE academy Guides for busy academics, no 4, Moon 2005

Maksudnya bagaimana?

Misalnya begini, Saya adalah mahasisiwa Ilmu Komputer, amun dituntut untuk dapat menguasai dan mempelajari berbagai hal. Naah, saya bisa merekam jejak proyek atau kompetensi yang baru saya pelajari ke ddalam suatu wadah berbasis web. Sama halnya seperti facebook yang merekam setiap momen dalam hidup kita, e-Portofolio menyimpan setiap ilmu yang baru dipelajari selain itu, dengan e-portofolio, membuka peluang agar karya kita dinilai bersama dan merefleksi apa yang sudah kita kerjakan dengan kritik yag membangun dari guru maupun istruktur.

ePortfolio adalah alat yang ideal untuk memenuhi kebutuhan mapan dan perkembangan pedagogi dan pendekatan untuk belajar.

Sebuah ePorfolio memungkinkan untuk membangun dalam kegiatan reflektif untuk pelajar dan staf, melalui fungsi blog dan penciptaan ‘buku harian’ di mana pengguna merefleksikan pembelajaran dan pengalaman mereka selama periode atau kegiatan tertentu. Sebagai contoh, ini bisa menjadi refleksi tentang bagaimana seorang siswa berurusan dengan masalah, atau diproses beberapa informasi baru pada topik yang diberikan. Hal ini dapat menjadi proses dua arah dengan tutor sebaya atau memberikan umpan balik melalui buku harian yang sama.

 Apa itu ePortofolio?

ePortfolio adalah koleksi artefak digital tentang prestasi siswa yang akan menunjukkan bukti proses dan hasil belajar. Siswa diharapkan untuk mengelola dan mengatur pembelajaran mereka dengan ePortfolio.”Pembelajaran Cara Belajar”: hasil yang berkaitan untuk menjadi Pembelajaran: tahan lama, fleksibel, fungsional, digeneralisasikan dan berorientasi aplikasi.Memberdayakan siswa dalam memantau dan mengelola proses belajar mereka sendiri dan mengarahkannya.Menciptakan peluang bagi siswa dan staf untuk terlibat dalam lingkungan belajar kaya teknologi.

Lalu Apa saja manfaat e-Portofolio?

Siswa mampu mendokumentasikan dan merefleksikan tugas penilaian tertangkap dalam e-portofolio mereka,dengan pelatihan siswa yang tepat mampu untuk memikul tanggung jawab / kepemilikan untuk pembangunan entri e-Portofolio mereka. Siswa mampu meng-upload bukti pekerjaan mereka, termasuk refleksi pada proses sepanjang perjalanan / Program.Mahasiswa, rekan-rekan dan staf akademik yang mampu memberikan perkembangan umpan balik, dan Siswa mampu menampilkan proses belajar dan hasil melalui media elektronik (yaitu berbasis teks, grafis, atau elemen multi-media).

dengan adanya ePortofolio, memungkinkan siswa untuk :

  • Memiliki Showcase Pencapaian
  • Mengumpulkan dan refleksi pekerjaan
  • Berbagi edukasional dan pengalaan kerja
  • Membuat resume yang dinamis (Jika dibandingkan dengan CV yang berbasis kertas)
  • Membuat rencana belajar dan pekerjaan yang bisa didiskusikan dengan penasihat secara online

Sedangkan untuk instruktur, baik dosen maupun guru :

  • Membuat portofolio proyek dengan scoring rubrics
  • Membuat proyek gabungan dengan instruktur lain
  • Megomentari dan menilai pekerjaan siswa secara online
  • Membuat pembelajaran dan promosi portofolio secara online
  • Showcase Pencapaian

Untuk institusi sendiri :

  • Mengumpulkan pekerjaan siswa untuk Penilaian Hasil
  • Memilih pekerjaan secara acak dan anonim
  • Menggunakan scoring rubic
  • Menghasilkan laporan
  • Ekspor data mentah untuk analisis lebih lanjut

Setelah menjelaskan manfaat dari ePortofolio, Mr.LIM memperkenalkan Mahara, sebuah eportofolio opensource, untu yang tertari, bisa kunjungi https://mahara.org . Itulah pelajaran yang saya dapat kemarin. Sungguh menarik dan membuaka wawasan. Semoga bermanfaat 🙂

 

Dokumentasi Acara :

537296_10200207335941071_873640811_n

Prof. Zainal. A. Hasibuan, Ph.D

 

1395254_10200207333901020_1752863760_n

Mr. LIM Cher Ping dari The Hong Kong Institute of Education sedang mempresentasikan mengenai ePortofolio

 

 

Cheat Sheet Perintah-perintah di Linux

Untuk yang biasa memakai windows dan baru belajar menggunakan Linux, pastinya butuh waktu untuk mengjapal semua perintah-perintah di Linux, untuk memudahkan teman-teman sekalian, berikut Cheat Sheet Perintah-perintahdi Linux, semoga membantu 🙂

perintah-konkurensiperintah-linux-dasar arum

perintah-manajemen-proses

Diagram Status Proses Pada Sistem Operasi

Hello, kali ini saya akan membahas mengenai diagram status proses,jika yang sebelumnya djelaskan di kelas adalah diagram status proses untuk UNIX, kali ini saya akan sedikit membahas mengenai status proses dan mekanisme proses pada sistem operasi Linux, Ubuntu yang secara umum mekanismenya hampir sama dengan manajemen proses dalam OS turunan UNIX (dan Linux) lainnya.

Sbeleimnya, mari kita bahas sedikit mengenai pkonteks proses, yang dimaksud dengan konteks proses adalah keadaan (perubahan konstan) dari suatu program yang berjalan pada setiap titik dalam satuan waktu. Konteks proses terdiri atas konteks penjadwalan, accounting, tabel file, konteks file-system, tabel penanganan sinyal, dan konteks virtual-memory.
Konteks penjadwalan adalah bagian terpenting dari proses konteks; berupa informasi yang dibutuhkan oleh penjadwal (scheduler) untuk menghentikan sementara (suspend) dan menjalankan kembali (restart) proses tersebut.
Kernel menyimpan informasi statistik (accounting) mengenai sumber daya yang digunakan saat ini oleh tiap proses dan total sumber daya yang digunakan oleh proses tersebut sepanjang hidupnya (selama dieksekusi). Tabel file (file table) adalah sebuah larik pointer yang merujuk pada struktur file kernel. Saat membuat system call file I/O, proses merujuk pada file berdasarkan indeksnya dalam tabel ini. Bila tabel file berisi daftar file terbuka yang ada, file-system context digunakan untuk meminta pembukaan file baru. Root saat ini dan default direktori yang akan digunakan untuk file baru disimpan di sini.
Tabel penanganan sinyal (signal-handler table) mendefinisikan rutin dalam ruang alamat proses yang akan dipanggil saat sinyal tertentu tiba. Konteks virtual-memory (virtual-memory context) dari sebuah proses menggambarkan seluruh isi dari ruang alamat pribadinya.
Adapun beberapa status proses yang dikenal dalam Linux, antara lain sebagai berikut:
  • Task running                  : proses sedang ataupun siap dieksekusi oleh CPU
  • Task interruptible         : proses sedang menunggu sebuah kondisi. Interupsi, sinyal, ataupun pelepasan sumber daya akan membangunkan proses
  • Task uninterruptible     : proses sedang tidur dan tidak dapat dibangunkan oleh suatu sinyal
  • Task stopped                  : proses dihentikan, misalnya oleh sebuah debugger
  • Task  zombie                   : proses telah berhenti, namun masih memiliki struktur data task_struct di task vektor dan masih memegang sumber daya yang sudah tidak digunakan lagi

 

Diagram status proses pada linux :

 

REFERENSI :

http://alistya.wordpress.com/
http://arizalfahriby.blogspot.com/2013/01/manajemen-proses-linux-ubuntu-dan.html
http://ariszona.wordpress.com/tag/proses/

 

 

Instalasi Ubuntu 12.04 (Precise Pangolin)

Hello semua, kali ini saya akan menjelaskan mengenai instalasi Ubuntu 12.04 (Precise Pangolin), meskipun saat ini sudah ada versi yg lebih baru, tapi kali ini saya akan mereview versi 12.04, karena versi inilah yang digunakan di laboratorium praktikum saat ini (tujuannya untuk memudahkan proses praktikum). Okaay, tanpa berbasa-basi lagi, langsung saja, here we go!

Sebenarnya, ada beberapa kondisi yang biasa kita hadapi sebelum menginstal Ubuntu ini :

  1. Tidak ada  sistem operasi lain di laptop atau PC, misalnya karena baru aja diinstal ulang
  2. Sebelumnya sudah terdapat sitem operasi lain da kita :
  3. Kita ingin memiliki dual boot Ubuntu dengan system operasi lainnya
  4. Kita sudah memiliki Ubuntu versi sebelumya dan ingin meng-upgrade ke very yang lebih baru.

Perhatikan kondisi apa yang teman-teman hadapi, karena pada artikel ini, saya hanya akan menjelaskan cara instalasi untuk kondisi pada poin pertama.

Sebelumnya, jangan lupa untuk mem-backup data dulu yaa, untuk menghindari kehilangan data saat terjadi kesalahan instalasi. Pastikan kita memiliki CD/DVD atau flash drive yang didalamnya terdapat ISO Ubuntu 12.04, namun, kali ini saya akan menjelaskan instalasi melalui CD/DVD karena instalasi menggunakan flahdisk sedikit berbeda.

Untuk memulai instalasi sistem operasi linux ubuntu prinsipnya sama dengan instalasi sistem operasi windows yaitu mengkonfigurasi terlebih dahulu bagian Bios agar pada saat pertama kali booting runingnya adalah dvd/cd room sebagaisource instalasi sistem operasi.Caranya masuk ke sistem Bios, dan atur First Boot menjadi CD/DVD-Rom . Tekan F10 untuk keluar dan menyimpan pengaturan.

Langkah instalasi sistem operasi ubuntu linux melalui CD/DVD ROM adalah sebagai berikut:

  1. Masukkan CD/DVD  ke computer agar booting dapat berjalan melalui  dvd/cd drive tersebut
  2. Kemudian, akan muncul dialog pilih bahasa, pilih English lalu akan muncul jendela seperti ini:

1

  • Klik tombol Install Ubuntu jika kita ingin menggunakan/menginstal Ubuntu  pada PC/komputer kita.
  • Klik Try Ubuntu jika ingin mencoba melalui live cd tanpa harus menginstal ke PC.

Kali ini karena saya akan benar-benar memakai Ubuntu maka pilih install Ubuntu. Klik tombol Install Ubuntu. Selanjutnya akan muncul jendela “Preparing to install Ubuntu”

2

Pada tahap ini, Ubuntu akan memeriksa kesiapan perangkat termasuk ketersediaan koneksi Internet. Jika computer tidak terhubung ke internet, saya sarankan untuk menonaktifkan “Download Update While Installing” dan “Install third party software”, karena akan membuat proses install menjadi lama. Hilangkan tanda chek Download Update While Installing” dan “Install third party software” dengan cara me-klik checkbox sekali lagi, lalu tekan tombol Continue untuk melanjutkan proses installasi Linux.

Info :  Jika semua pilihan itu di aktifkan maka proses instalasi akan memerlukan waktu yang lebih lama.

Setelah itu, akan muncul jendela seperti ini, ada dua pilihan yang tersedia yaitu 1. Erase disk and install ubuntu dan 2. something else

3

Jendela yang muncul akan berbeda jika sebelumya sudah terdapat system operai yang lain, seperti window atau Ubuntu versi sebelumnya.
Opsi 1 : Jika kamu ingin menginstal sekaligus menghapus secara semua isi hardisk maka gunakan.
Opsi 2 : Jika kamu ingin membuat partisi sendiri fan tidak ingin menghapul seluruh isi harddisk.
Pada artikel ini, saya akan menjelaskan jika kita memilih opsi yang kedua.

Pilih Opsi something else dan tekan tombol continue.

 

Kemudian, pada bagian ini pilih New Partition Table untuk membuat partisi baru.

13741046821575729497

Jika muncul promt seperti ini pilih continue

1374104778858901291

Kemudian klik tombol add untuk memasukan nilai ruang partisi pada harddisk

13741048971761661843

Masukan nilai partisi yang ingin kita gunakan, contohnya saya akan memasukkan  4000 MB atau setara dengan 4 GB untuk di jadikan primary (partisi utama).
Tipe partisi baru pilih primary
Lokasi partisi pilih beginning
Pilih extended atau ext3 atau 4
Pada bagian mount point pilih /home pada menu drop down.
Lalu klik OK

13741049701866239692

Setelah jadi format partisi Home sekarang kita akan membuat format partisi untuk tempat instalasi seperti gambar dibawah ini, lalu klik add.

13741050431416117074

 

Setelah melakukan pembuatan tempat instalasi yang berupa tanda “/

13741054051055669856

Naah, sekarang kita akan membuat swap area yang merupakan sebagai virtual memory. Fungsi Swap pada sistem operasi Linux (baik ubuntu, BlankOn,dll) adalah untuk memberikan dukungan pada memory fisik (Random Acces Memori (RAM)) pada komputer kita. Lebih lanjut akan dipelajari di mata kuliah Sistem Operasi. Atau teman-teman bisa mencari arti dari virtual memori dan fungsi swap J. Okaay, lanjuut !

1374105463374998644

Bagaimana cara membuat swap area?pilih bagian “Free Space” lalu klik add dan ubahlah besarnya ukuran memory yang akan kita gunakan. Contoh pada gambar dibawah ini.

13741055641474742002

Jika kesulurahan pembuatan partisi sudah selesai semua sekarang saatnya kita menginstalasi, dengan cara klik bagian partisi mount point “/” dan klik “Install Now”

13741056472104435305

Sekarang, pilih di Negara mana kamu berada, jika sedang berada di Indonesia, pilih Jakarta.

1374105726809001049

Setelah selesai klik Continue.

13741057851635719446

Untuk keyboard layout, langsung saja klik continue karena kita tidak perlu mengubah keyboard layout.

Kemudian, akan muncul jendela yang mewajibkan pengguna untuk mengii identitas. Isi semua form yang dibutuhkan. Setelah selesai klik Continue.

Info : Jika kamu ingin semua orang bisa masuk dan login ke system operasi kamu, maka pilih Log In automatically, jika tidak, pilih request my password to login

7-Who

Okaaay, teman-teman bisa bersantai dulu sambil menunggu proses instalasi. Waktunya bisa beberapa menit dan kemungkinan juga beberapa jam tinggal tergantung kecepatan computer atau laptop kita.

13741059251883926606

Taadaa !! Proses Instalasi selesai !
Restart computer kita dengan cara klik “Restart Now”

13741059801881396206

Please welcome, I present to you Ubuntu 12.04 😀

13741061531484165649

Sleamat mencobaa !!

Sejarah Perkembangan RAM/Memory

PENDAHULUAN

Perkembangan micro computer, atau yang lebih sering disebut dengan PC (Personal Computer) yang sedemikian pesat tentunya tidak lepas dari kebutuhan manusia akan informasi yang harus diolah oleh PC serta tentu saja perkembangan teknologi, khususnya teknologi perangkat keras, perangkat lunak, serta fungsi atau algoritma yang digunakan dalam memproses informasi yang diolah tersebut.

Masih terbekas dalam ingatan kita akan perayaan 20 tahun PC yang jatuh pada bulan Agustus 2001 yang lalu, yang apabila kita cermati saat ini kita berada pada masa dimana PC telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita. Jika pada awal ditemukannya, PC masih dianggap sebagai barang mahal, kini hampir semua orang sudah memilikinya. Bisa dikatakan, orang yang tidak mengenal komputer akan dicap sebagai orang yang gagap teknologi.

Jika pada saat itu PC yang diotaki oleh prosessor Intel 8088 hanya mampu berjalan dengan kecepatan 4,77 MHz yang digunakan untuk menggerakkan program pengolah kata dalam pembuatan dan editing dokumen, spreadsheet sederhana untuk mengerjakan pekerjaan akuntansi maupun bisnis, dan program database sederhana serta sedikit program pendidikan dan game yang juga masih sangat sederhana. Kini PC yang diotaki Intel Pentium4 mampu berlari dengan kecepatan 2GHz, bahkan baru – baru ini Intel Corp melalui ajang Intel Developer Forum-nya, telah menunjukkan demo prosessor Intel berkecepatan 3,5GHz! Suatu lompatan penemuan teknologi yang cukup fantastis.

Namun perkembangan kemampuan PC tidak selalu ditentukan oleh perkembangan prosessor semata. Masih faktor lainnya, seperti teknologi chipset, memori, kartu VGA, perangkat media simpan, dan sebagainya. Semua perangkat saling berkembang, berevolusi ke arah yang lebih baik untuk bersama – sama membangun sistem PC yang tangguh.

Untuk itulah, melalui makalah ini, penulis mencoba memberikan sedikit informasi mengenai evolusi perangkat memori pada PC. Namun sebelum melangkah pada pokok permasalahan, perlu ditegaskan terlebih dahulu ruang lingkup pembahasan makalah ini. Evolusi memori yang penulis bahas pada makalah ini hanya meliputi memori utama (main memory) jenis RAM (Random Access Memory) yang digunakan pada komputer mikro (PC).

Perkembangan kemampuan prosessor yang pesat tentunya harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan memori. Sebagai penampung data / informasi yang dibutuhkan oleh prosessor sekaligus sebagai penampung hasil dari perhitungan yang dilakukan oleh prosessor, kemampuan memori dalam mengelola data tersebut sangatlah penting. Percuma saja sebuah sistem PC dengan prosessor berkecepatan tinggi apabila tidak diimbangi dengan kemampuan memori yang sepadan.

Ketidak tepatan perpaduan kemampuan prosessor dengan memori dapat menyebabkan inefisiensi bagi keduanya. Katakanlah kita memiliki prosessor yang mampu mengolah arus data sebanyak 100 instruksi per detiknya, sementara kita memiliki memori dengan kemampuan menyalurkan data ke prosessor sebesar 50 instruksi per detiknya. Lalu apa yang terjadi? Sistem akan mengalami bottleneck. Prosessor harus menunggu data dari memori. Instruksi yang seharusnya dapat dikerjakan dalam waktu 1 detik menjadi 2 detik karena kemampuan memori yang terbatas.

Apa Arti Istilah-istilah pada RAM?
Begitu banyak nama dan istilah spesifik digunakan pada RAM. Kadang dapat membingungkan. Tapi tidak jadi masalah, setelah Anda membaca penjelasan singkatnya berikut. Ini dapat dijadikan panduan, setidaknya untuk membaca spesifikasi dan memperhitungkan dengan kemampuan produk yang bersangkutan.

Speed
Speed atau kecepatan, makin menjadi faktor penting dalam pemilihan sebuah modul memory. Bertambah cepatnya CPU, ditambah dengan pengembangan digunakannya dual-core, membuat RAM harus memiliki kemampuan yang lebih cepat untuk dapat melayani CPU.

Ada beberapa paramater penting yang akan berpengaruh dengan kecepatan sebuah memory.

Megahertz
Penggunaan istilah ini, dimulai pada jaman kejayaan SDRAM. Kecepatan memory, mulai dinyatakan dalam megahertz (MHz). Dan masih tetap digunakan, bahkan sampai pada DDR2.

Perhitungan berdasarkan selang waktu (periode) yang dibutuhkan antara setiap clock cycle. Biasanya dalam orde waktu nanosecond. Seperti contoh pada memory dengan aktual clock speed 133 MHz, akan membutuhkan access time 8ns untuk 1 clock cycle.

Kemudian keberadaan SDRAM tergeser dengan DDR (Double Data Rate). Dengan pengembangan utama pada kemampuan mengirimkan data dua kali lebih banyak. DDR mengirimkan data dua kali dalam satu clock cycle.

Kebanyakan produk mulai menggunakan clock speed efektif, hasil perkalian dua kali data yang dikirim. Ini sebetulnya lebih tepat jika disebut sebagai DDR Rating.

Hal yang sama juga terjadi untuk DDR2. Merupakan hasil pengembangan dari DDR. Dengan kelebihan utama pada rendahnya tegangan catudaya yang mengurangi panas saat beroperasi. Juga kapasitas memory chip DDR2 yang meningkat drastis, memungkinkan sebuah keping DDR2 memiliki kapasitas hingga 2 GB. DDR2 juga mengalami peningkatan kecepatan dibanding DDR.

PC Rating
Pada modul DDR, sering ditemukan istilah misalnya PC3200. Untuk modul DDR2, PC2-3200. Dari mana angka ini muncul?

Biasa dikenal dengan PC Rating untuk modul DDR dan DDR2. Sebagai contoh kali ini adalah sebuah modul DDR dengan clock speed 200 MHz. Atau untuk DDR Rating disebut DDR400. Dengan bus width 64-bit, maka data yang mampu ditransfer adalah 25.600 megabit per second (=400 MHz x 64-bit). Dengan 1 byte = 8-bit, maka dibulatkan menjadi 3.200MBps (Mebabyte per second).  Angka throughput inilah yang dijadikan nilai dari PC Rating. Tambahan angka “2″, baik pada PC Rating maupu DDR Rating, hanya untuk membedakan antara DDR dan DDR2.

CAS Latency
Akronim CAS berasal dari singkatan column addres strobe atau column address select. Arti keduanya sama, yaitu lokasi spesifik dari sebuah data array pada modul DRAM.

CAS Latency, atau juga sering disingkat dengan CL, adalah jumlah waktu yang dibutuhkan (dalam satuan clock cycle) selama delay waktu antara data request dikirimkan ke memory controller untuk proses read, sampai memory modul berhasil mengeluarkan data output. Semakin rendah spesifikasi CL yang dimiliki sebuah modul RAM, dengan clock speed yang sama, akan menghasilkan akses memory yang lebih cepat.

MENGENAL BAGIAN-BAGIAN RAM
Secara fisik, komponen PC yang satu ini termasuk komponen dengan ukuran yang kecil dan sederhana. Dibandingkan dengan komponen PC lainnya.

Sekilas, ia hanya berupa sebuah potongan kecil PCB, dengan beberapa tambahan komponen hitam. Dengan tambahan titik-titik contact point, untuk memory berinteraksi dengan motherboard. Inilah di antaranya.

PCB (Printed Circuit Board)
Pada umumnya, papan PCB berwana hijau. Pada PCB inilah beberapa komponen chip memory terpasang.

PCB ini sendiri tersusun dari beberapa lapisan (layer). Pada setiap lapisan terpasang jalur ataupun sirkuit, untuk mengalirkan listrik dan data. Secara teori, semakin banyak jumlah layer yang digunakan pada PCB memory, akan semakin luas penampang yang tersedia dalam merancang jalur. Ini memungkinkan jarak antar jalur dan lebar jalur dapat diatur dengan lebih leluasa, dan menghindari noise interferensi antarjalur pada PCB. Dan secara keseluruhan akan membuat modul memory tersebut lebih stabil dan cepat kinerjanya. Itulah sebabnya pada beberapa iklan untuk produk memory, menekankan jumlah layer pada PCB yang digunakan modul memory produk yang bersangkutan.

Contact Point
Sering juga disebut contact finger, edge connector, atau lead. Saat modul memory dimasukkan ke dalam slot memory pada motherboard, bagian inilah yang menghubungkan informasi antara motherboard dari dan ke modul memory. Konektor ini biasa terbuat dari tembaga ataupun emas. Emas memiliki nilai konduktivitas yang lebih baik. Namun konsekuensinya, dengan harga yang lebih mahal. Sebaiknya pilihan modul memory disesuaikan dengan bahan konektor yang digunakan pada slot memory motherboard. Dua logam yang berbeda, ditambah dengan aliran listrik saat PC bekerja lebih memungkinkan terjadinya reaksi korosif.

Pada contact point, yang terdiri dari ratusan titik, dipisahkan dengan lekukan khusus. Biasa disebut sebagai notch. Fungsi utamanya, untuk mencegah kesalahan pemasangan jenis modul memory pada slot DIMM yang tersedia di motherboard. Sebagai contoh, modul DDR memiliki notch berjarak 73 mm dari salah satu ujung PCB (bagian depan). Sedangkan DDR2 memiliki notch pada jarak 71 mm dari ujung PCB. Untuk SDRAM, lebih gampang dibedakan, dengan adanya 2 notch pada contact point-nya.

DRAM (Dynamic Random Access Memory)
Komponen-komponen berbentuk kotak-kotak hitam yang terpasang pada PCB modul memory inilah yang disebut DRAM. Disebut dynamic, karena hanya menampung data dalam periode waktu yang singkat dan harus di-refresh secara periodik. Sedangkan jenis dan bentuk dari DRAM atau memory chip ini sendiri cukup beragam.

Chip Packaging
Atau dalam bahasa Indonesia adalah kemasan chip. Merupakan lapisan luar pembentuk fisik dari masing-masing memory chip. Paling sering digunakan, khususnya pada modul memory DDR adalah TSOP (Thin Small Outline Package). Pada RDRAM dan DDR2 menggunakan CSP (Chip Scale Package). Beberapa chip untuk modul memory terdahulu menggunakan DIP (Dual In-Line Package) dan SOJ (Small Outline J-lead).

DIP (Dual In-Line Package)
Chip memory jenis ini digunakan saat memory terinstal langsung pada PCB motherboard. DIP termasuk dalam kategori komponen through-hole, yang dapat terpasang pada PCB melalui lubang-lubang yang tersedia untuk kaki/pinnya. Jenis chip DRAM ini dapat terpasang dengan disolder ataupun dengan socket. SOJ (Small Outline J-Lead) Chip DRAM jenis SOJ, disebut demikan karena bentuk pin yang dimilikinya berbentuk seperti huruh “J”. SOJ termasuk dalam komponen surfacemount, artinya komponen ini dipasang pada sisi pemukaan pada PCB.

TSOP (Thin Small Outline Package)
Termasuk dalam komponen surfacemount. Namanya sesuai dengan bentuk dan ukuran fisiknya yang lebih tipis dan kecil dibanding bentuk SOJ.

CSP (Chip Scale Package)
Jika pada DIP, SOJ dan TSOP menggunakan kaki/pin untuk menghubungkannya dengan board, CSP tidak lagi menggunakan PIN. Koneksinya menggunakan BGA (Ball Grid Array) yang terdapat pada bagian bawah komponen. Komponen chip DRAM ini mulai digunakan pada RDRAM (Rambus DRAM) dan DDR.

Sejarah perkembangan RAM

1. R A M

RAM yang merupakan singkatan dari Random Access Memory ditemukan oleh Robert Dennard dan diproduksi secara besar – besaran oleh Intel pada tahun 1968, jauh sebelum PC ditemukan oleh IBM pada tahun 1981. Dari sini lah perkembangan RAM bermula. Pada awal diciptakannya, RAM membutuhkan tegangan 5.0 volt untuk dapat berjalan pada frekuensi 4,77MHz, dengan waktu akses memori (access time) sekitar 200ns (1ns = 10-9 detik).

 

sams_60nm_1gb_12. D R A M

Pada tahun 1970, IBM menciptakan sebuah memori yang dinamakan DRAM. DRAM sendiri merupakan singkatan dari Dynamic Random Access Memory. Dinamakan Dynamic karena jenis memori ini pada setiap interval waktu tertentu, selalu memperbarui keabsahan informasi atau isinya. DRAM mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.

dram3. FP RAM

Fast Page Mode DRAM atau disingkat dengan FPM DRAM ditemukan sekitar tahun 1987. Sejak pertama kali diluncurkan, memori jenis ini langsung mendominasi pemasaran memori, dan orang sering kali menyebut memori jenis ini “DRAM” saja, tanpa menyebut nama FPM. Memori jenis ini bekerja layaknya sebuah indeks atau daftar isi. Arti Page itu sendiri merupakan bagian dari memori yang terdapat pada sebuah row address. Ketika sistem membutuhkan isi suatu alamat memori, FPM tinggal mengambil informasi mengenainya berdasarkan indeks yang telah dimiliki. FPM memungkinkan transfer data yang lebih cepat pada baris (row) yang sama dari jenis memori sebelumnya. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16MHz hingga 66MHz dengan access time sekitar 50ns. Selain itu FPM mampu mengolah transfer data (bandwidth) sebesar 188,71 Mega Bytes (MB) per detiknya.

Memori FPM ini mulai banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 286, 386 serta sedikit 486.

 

41SA0XSKKBL._SL500_AA280_4. EDO RAM

Pada tahun 1995, diciptakanlah memori jenis Extended Data Output Dynamic Random Access Memory (EDO DRAM) yang merupakan penyempurnaan dari FPM. Memori EDO dapat mempersingkat read cycle-nya sehingga dapat meningkatkan kinerjanya sekitar 20 persen. EDO mempunyai access time yang cukup bervariasi, yaitu sekitar 70ns hingga 50ns dan bekerja pada frekuensi 33MHz hingga 75MHz. Walaupun EDO merupakan penyempurnaan dari FPM, namun keduanya tidak dapat dipasang secara bersamaan, karena adanya perbedaan kemampuan.

Memori EDO DRAM banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 486 dan kompatibelnya serta Pentium generasi awal.

64mb-pc66-sdram-memory-p-n-am20510-am205105. SDRAM PC66

Pada peralihan tahun 1996 – 1997, Kingston menciptakan sebuah modul memori dimana dapat bekerja pada kecepatan (frekuensi) bus yang sama / sinkron dengan frekuensi yang bekerja pada prosessor. Itulah sebabnya mengapa Kingston menamakan memori jenis ini sebagai Synchronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM). SDRAM ini kemudian lebih dikenal sebagai PC66 karena bekerja pada frekuensi bus 66MHz. Berbeda dengan jenis memori sebelumnya yang membutuhkan tegangan kerja yang lumayan tinggi, SDRAM hanya membutuhkan tegangan sebesar 3,3 volt dan mempunyai access time sebesar 10ns.

Dengan kemampuannya yang terbaik saat itu dan telah diproduksi secara masal, bukan hanya oleh Kingston saja, maka dengan cepat memori PC66 ini menjadi standar memori saat itu. Sistem berbasis prosessor Soket 7 seperti Intel Pentium klasik (P75 – P266MMX) maupun kompatibelnya dari AMD, WinChip, IDT, dan sebagainya dapat bekerja sangat cepat dengan menggunakan memori PC66 ini. Bahkan Intel Celeron II generasi awal pun masih menggunakan sistem memori SDRAM PC66.

1gb-pc100-ecc-sdram-memory-p-n-am21470-am214706. SDRAM PC100

Selang kurun waktu setahun setelah PC66 diproduksi dan digunakan secara masal, Intel membuat standar baru jenis memori yang merupakan pengembangan dari memori PC66. Standar baru ini diciptakan oleh Intel untuk mengimbangi sistem chipset i440BX dengan sistem Slot 1 yang juga diciptakan Intel. Chipset ini didesain untuk dapat bekerja pada frekuensi bus sebesar 100MHz. Chipset ini sekaligus dikembangkan oleh Intel untuk dipasangkan dengan prosessor terbaru Intel Pentium II yang bekerja pada bus 100MHz. Karena bus sistem bekerja pada frekuensi 100MHz sementara Intel tetap menginginkan untuk menggunakan sistem memori SDRAM, maka dikembangkanlah memori SDRAM yang dapat bekerja pada frekuensi bus 100MHz. Seperti pendahulunya PC66, memori SDRAM ini kemudian dikenal dengan sebutan PC100.

Dengan menggunakan tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC100 mempunyai access time sebesar 8ns, lebih singkat dari PC66. Selain itu memori PC100 mampu mengalirkan data sebesar 800MB per detiknya.

Hampir sama dengan pendahulunya, memori PC100 telah membawa perubahan dalam sistem komputer. Tidak hanya prosessor berbasis Slot 1 saja yang menggunakan memori PC100, sistem berbasis Soket 7 pun diperbarui untuk dapat menggunakan memori PC100. Maka muncullah apa yang disebut dengan sistem Super Soket 7. Contoh prosessor yang menggunakan soket Super7 adalah AMD K6-2, Intel Pentium II generasi akhir, dan Intel Pentium II generasi awal dan Intel Celeron II generasi awal.

 

drdram8. DR DRAM

Pada tahun 1999, Rambus menciptakan sebuah sistem memori dengan arsitektur baru dan revolusioner, berbeda sama sekali dengan arsitektur memori SDRAM.Oleh Rambus, memori ini dinamakan Direct Rambus Dynamic Random Access Memory. Dengan hanya menggunakan tegangan sebesar 2,5 volt, RDRAM yang bekerja pada sistem bus 800MHz melalui sistem bus yang disebut dengan Direct Rambus Channel, mampu mengalirkan data sebesar 1,6GB per detiknya! (1GB = 1000MHz). Sayangnya kecanggihan DRDRAM tidak dapat dimanfaatkan oleh sistem chipset dan prosessor pada kala itu sehingga memori ini kurang mendapat dukungan dari berbagai pihak. Satu lagi yang membuat memori ini kurang diminati adalah karena harganya yang sangat mahal.

sam-pc800-large9. RDRAM PC800

Masih dalam tahun yang sama, Rambus juga mengembangkan sebuah jenis memori lainnya dengan kemampuan yang sama dengan DRDRAM. Perbedaannya hanya terletak pada tegangan kerja yang dibutuhkan. Jika DRDRAM membutuhkan tegangan sebesar 2,5 volt, maka RDRAM PC800 bekerja pada tegangan 3,3 volt. Nasib memori RDRAM ini hampir sama dengan DRDRAM, kurang diminati, jika tidak dimanfaatkan oleh Intel.

Intel yang telah berhasil menciptakan sebuah prosessor berkecepatan sangat tinggi membutuhkan sebuah sistem memori yang mampu mengimbanginya dan bekerja sama dengan baik. Memori jenis SDRAM sudah tidak sepadan lagi. Intel membutuhkan yang lebih dari itu. Dengan dipasangkannya Intel Pentium4, nama RDRAM melambung tinggi, dan semakin lama harganya semakin turun.

928_big10. SDRAM PC133

Selain dikembangkannya memori RDRAM PC800 pada tahun 1999, memori SDRAM belumlah ditinggalkan begitu saja, bahkan oleh Viking, malah semakin ditingkatkan kemampuannya. Sesuai dengan namanya, memori SDRAM PC133 ini bekerja pada bus berfrekuensi 133MHz dengan access time sebesar 7,5ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,06GB per detiknya. Walaupun PC133 dikembangkan untuk bekerja pada frekuensi bus 133MHz, namun memori ini juga mampu berjalan pada frekuensi bus 100MHz walaupun tidak sebaik kemampuan yang dimiliki oleh PC100 pada frekuensi tersebut.

113750645_small11. SDRAM PC150

Perkembangan memori SDRAM semakin menjadi – jadi setelah Mushkin, pada tahun 2000 berhasil mengembangkan chip memori yang mampu bekerja pada frekuensi bus 150MHz, walaupun sebenarnya belum ada standar resmi mengenai frekunsi bus sistem atau chipset sebesar ini. Masih dengan tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC150 mempunyai access time sebesar 7ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,28GB per detiknya.

Memori ini sengaja diciptakan untuk keperluan overclocker, namun pengguna aplikasi game dan grafis 3 dimensi, desktop publishing, serta komputer server dapat mengambil keuntungan dengan adanya memori PC150.

12. DDR SDRAM

Masih di tahun 2000, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan memori SDRAM menjadi dua kali lipat. Jika pada SDRAM biasa hanya mampu menjalankan instruksi sekali setiap satu clock cycle frekuensi bus, maka DDR SDRAM mampu menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama. Teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang frekuensi. Jika pada SDRAM biasa hanya melakukan instruksi pada gelombang positif saja, maka DDR SDRAM menjalankan instruksi baik pada gelombang positif maupun gelombang negatif. Oleh karena dari itu memori ini dinamakan DDR SDRAM yang merupakan kependekan dari Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory.

Dengan memori DDR SDRAM, sistem bus dengan frekuensi sebesar 100 – 133 MHz akan bekerja secara efektif pada frekuensi 200 – 266 MHz. DDR SDRAM pertama kali digunakan pada kartu grafis AGP berkecepatan ultra. Sedangkan penggunaan pada prosessor, AMD ThunderBird lah yang pertama kali memanfaatkannya.

infineon-pc2100-ecc13. DDR RAM

Pada 1999 dua perusahaan besar microprocessor INTEL dan AMD bersaing ketat dalam meningkatkan kecepatan clock pada CPU. Namun menemui hambatan, karena ketika meningkatkan memory bus ke 133 Mhz kebutuhan Memory (RAM) akan lebih besar. Dan untuk menyelesaikan masalah ini maka dibuatlah DDR RAM (double data rate transfer) yang awalnya dipakai pada kartu grafis, karena sekarang anda bisa menggunakan hanya 32 MB untuk mendapatkan kemampuan 64 MB. AMD adalah perusahaan pertama yang menggunakan DDR RAM pada motherboardnya.

Perbedaan DDR2 dengan DDR

 

 

img_15241_ktc_ddr2_667_angle_450x36014. DDR2 RAM

Ketika memori jenis DDR (Double Data Rate) dirasakan mulai melambat dengan semakin cepatnya kinerja prosesor dan prosesor grafik, kehadiran memori DDR2 merupakan kemajuan logis dalam teknologi memori mengacu pada penambahan kecepatan serta antisipasi semakin lebarnya jalur akses segitiga prosesor, memori, dan antarmuka grafik (graphic card) yang hadir dengan kecepatan komputasi yang berlipat ganda.

Perbedaan pokok antara DDR dan DDR2 adalah pada kecepatan data serta peningkatan latency mencapai dua kali lipat. Perubahan ini memang dimaksudkan untuk menghasilkan kecepatan secara maksimum dalam sebuah lingkungan komputasi yang semakin cepat, baik di sisi prosesor maupun grafik.

Selain itu, kebutuhan voltase DDR2 juga menurun. Kalau pada DDR kebutuhan voltase tercatat 2,5 Volt, pada DDR2 kebutuhan ini hanya mencapai 1,8 Volt. Artinya, kemajuan teknologi pada DDR2 ini membutuhkan tenaga listrik yang lebih sedikit untuk menulis dan membaca pada memori.

Teknologi DDR2 sendiri lebih dulu  digunakan pada beberapa perangkat antarmuka grafik, dan baru pada akhirnya diperkenalkan penggunaannya pada teknologi RAM. Dan teknologi DDR2 ini tidak kompatibel dengan memori DDR sehingga penggunaannya pun hanya bisa dilakukan pada komputer yang memang mendukung DDR2.

15. DDR3 RAM

 

RAM DDR3 ini memiliki kebutuhan daya yang berkurang sekitar 16% dibandingkan dengan DDR2. Hal tersebut disebabkan karena DDR3 sudah menggunakan teknologi 90 nm sehingga konsusmsi daya yang diperlukan hanya 1.5v, lebih sedikit jika dibandingkan dengan DDR2 1.8v dan DDR 2.5v. Secara teori, kecepatan yang dimiliki oleh RAM ini memang cukup memukau. Ia mampu mentransfer data dengan clock efektif sebesar 800-1600 MHz. Pada clock 400-800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan DDR2 sebesar 400-1066 MHz (200- 533 MHz) dan DDR sebesar 200-600 MHz (100-300 MHz). Prototipe dari DDR3 yang memiliki 240 pin. Ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak lama pada awal tahun 2005. Namun, produknya sendiri benar-benar muncul pada pertengahan tahun 2007 bersamaan dengan motherboard yang menggunakan chipset Intel P35 Bearlake dan pada motherboard tersebut sudah mendukung slot DIMM

 

 

 

EVOLUSI MODUL

 

Selain mengalami perkembangan pada sisi kemampuan, teknik pengolahan modul memori juga dikembangkan. Dari yang sederhana yaitu SIMM sampai RIMM. Berikut penjelasan singkatnya.

1. S I M M

Kependekan dari Single In-Line Memory Module, artinya modul atau chip memori ditempelkan pada salah satu sisi sirkuit PCB. Memori jenis ini hanya mempunyai jumlah kaki (pin) sebanyak 30 dan 72 buah.

SIMM 30 pin berupa FPM DRAM, banyak digunakan pada sistem berbasis prosessor 386 generasi akhir dan 486 generasi awal. SIM 30 pin berkapasitas 1MB, 4MB dan 16MB.

Sedangkan SIMM 70 pin dapat berupa FPM DRAM maupun EDO DRAM yang digunakan bersama prosessor 486 generasi akhir dan Pentium. SIMM 70 pin diproduksi pada kapasitas 4MB, 8MB, 16MB, 32MB, 64MB dan 128MB.
2. D I M M

Kependekan dari Dual In-Line Memory Module, artinya modul atau chip memori ditempelkan pada kedua sisi PCB, saling berbalikan. Memori DIMM diproduksi dalam 2 bentuk yang berbeda, yaitu dengan jumlah kaki 168 dan 184.

DIMM 168 pin dapat berupa Fast-Page, EDO dan ECC SDRAM, dengan kapasitas mulai dari 8MB, 16MB, 32MB, 64MB dan 128MB. Sementara DIM 184 pin berupa DDR SDRAM.
3. SODIMM

Kependekan dari Small outline Dual In-Line Memory Module. Memori ini pada dasarnya sama dengan DIMM, namun berbeda dalam penggunaannya. Jika DIMM digunakan pada PC, maka SO DIMM digunakan pada laptop / notebook.

SODIMM diproduksi dalam dua jenis,jenis pertama mempunyai jumlah kakai sebanyak 72, dan satunya berjumlah 144 buah

4. RIMM / SORIMM

RIMM dan SORIMM merupakan jenis memori yang dibuat oleh Rambus. RIMM pada dasarnya sama dengan DIMM dan SORIMM mirip dengan SODIMM.

Karena menggunakan teknologi dari Rambus yang terkenal mengutamakan kecepata, memori ini jadi cepat panas sehingga pihak Rambus perlu menambahkan aluminium untuk membantu melepas panas yang dihasilkan oleh memori ini.

KESIMPULAN

Jika dicermati, perkembangan memori mengarah pada peningkatan kemampuan memori dalam mengalirkan data baik dari dan ke prosessor maupun perangkat lain. Baik itu peningkatan access time maupun lebar bandwidth memori.

Selain itu, peningkatan kapasitas memori juga berkembang. Jika dulu, dengan sistem 8088, memori 1MB dalam satu keping memori sudah sangat mencukupi, kini bahkan beberapa perusahaan membuat kapasitas memori sebesar 2GB dalam satu kepingnya!

Yang tidak kalah berkembang adalah adanya kecenderungan penurunan tegangan kerja yang dibutuhkan oleh memori untuk bekerja secara optimal.

 

Referensi :

http://lukypiksi.wordpress.com/2009/01/29/sejarah-perkembangan-rammemory/

SEJARAH PERKEMBANGAN PROCESSOR

processor_gold_pins_macro_by_ArminoTauruS
Processor

Adalah komponen yang kecil dan yang menjadi inti dari sebuah komputer. Dalam komponen inilah seluruh perhitungan matematis yang amat rumit dilakukan. Singkat kata, kecepatan, kehandalan dan kompabilitas PC ditentukan oleh Processornya.

Untitled
Ada beberapa produsen processor
untuk PC, seperti Intel, AMD, Cyrix dan Windchip IDT
 
Perkembangan Processor
Menurut Perkembanganya, processor sampai saat ini telah mencapai beberapa generasi dan masih terus berlanjuthingga saat ini. Perkembangan processor tersebuat diantaranya :
Generasi pertama:

intel 8086Tahun 1978 intel mengeluarkan processor 16 Bit pertamanya yaitu 8086.Tahun 1981 intel merancang ulang processornya yaitu 8088 Chip ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1 Februari 1982, dan langsung digunakan pada komputer IBM PC/AT pada tahun 1982. Chip ini mengandung 134000 transistor. Kecepatan pemrosesan yang ditawarkan oleh prosesor ini adalah 6 MHz atau 8 MHz

 

Generasi Kedua:  

 intel 802866

Pada generasi ini (tahun 1982) Intel merilis processor 80286 yang juga merupakan Processor 16 bit namun memiliki kemampuan lebih, utamanya dalam penanganan perintah dan mode kerja baru “24 bit virtual address mode” yang menegaskan arah perpindahan dari DOS ke Wind

 

 

Generasi Ketiga: 

Intel 80386 DX

Pada generasi ke tiga intel meluncurkan Processor 80386 DX, pada tanggal 17 Oktober 1985 yang merupakan processor 32 bit pertama. Pada generasi inilah processor mampu bekerja secara multitasking Digunakan hingga tahun 1994.Selama masa perancangan, prosesor mikro ini dinamakan “P3”, merupakan generasi ketiga dari prosesor dalam x86, tetapi sering juga dirujuk dengan nama i386. Dibuat dan diproduksi oleh Intel, prosesor i386 dikirim untuk diproduksi pada Oktober 1985.

 

 

Generasi Keempat:
Untitled(4)
Tanggal 10 April 1989 intel mengeluarkan processor 80496 DXdan 80486 SX Selain intel, producen processor lain juga mengeluarkan processor, diantaranya : Cyrix dan Texas Instruments dengan processor 486 SLC dan IBM dengan 486 SLC2  

 

 

 

Generasi Kelima:
Pada generasi inilah, beberapa produsen processor mulai berlomba mengeluarkan produk-produk terbaik mereka diantaranya:

Intel
Tanggal 22 Maret 1993 Intel mengembangkan Pentium Classic (P54C). Pada processor ini sistem bus mengalami perubahan menjadi 64 bit dan kecepatannya meningkat menjadi 60 atau 66 MHz. Sehingga kemampuan dari processor classic ini setara dengan dua buah processor 486
Sejak saat itu intel memproduksi dua macam Pentium yang bekerja pada sistem bus 60 dan 66 MHz.

Pada tanggal 8 januari 1997, intel memperkenalkan Processor type MMX (Multi Media Extension) atau P55C. Processor type MMX sudah bisa menangani aplikasi Multimedia
Pentium yang menggunakan fasilitas ini adalah P200 MMX dan P233 MMX

Cyrix
Cyrix 6×86 diperkenalkan pada 5 februari 1996 dan merupakan tiruan pentium yang murah.
30 Mei 1977, Cyrix memperkenalkan 6×86 MX yang dikenal dengan MII (M-two) yang kompatibel dengan Pentium MMX. Kecepatan Bus :
-60 MHz (PR166)
-66 MHz (PR200 dan PR300)
-75 MHz (PR233 dan PR266)
-83 MHz (PR333)
-95 MHz (PR433 dan PR466) 

AMD
AMD menggunakan teknologinya sendiri untuk bersaing dengan Intel, diantaranya:
AMD K5 
AMD K6 (2 April 1997) Tanggal 28 Mei 1998, AMD memasarkan K6-2 yang memiliki plug-in 3D (3D Now). Kecepatan bus yang digunakan pada processor ini adalah :
66 MHz (K6-2 266)
88 MHz (K6-2 266)
95 MHz (K6-2 333 dan K6-380)
100 MHz (K6-2 300, K6-2 350 dan K6-2 400)

Generasi Keenam:
Pada generasi ini, persaingan antara produsen Processor semakin hebat. Dimana tiap-tiap produsen terus menerus mengeluarkan inovasi.
intel
Pentium Pro : dikembangkan pada tahun 1991 di Oregon
Pentium II dengan nama sandi “Klamath” diperkenalkan pada tanggal 7 Mei 1997. Processor Pentium II ini menggunakan Slot 1 
Pentium II Celeron : dibuat awal 1998, Processor ini sama dengan Pentium II kecuali cache L2 yang di lepas. Processor ini dapat disebut Pentium II-SX dan menggunakan Slot 1.

Generasi Ketujuh:

Pada generasi ini, pertarungan antara processor-processor tecepat, utamanya antara Intel dan AMD.
 Untitled(6)

Generasi Kedelapan:
Pada generasi ini teknologi yang digunakan sudah tidak berfokus lagi pada sebuah clock speed, tapi keefisienya dalam bekerja. teknologi ini menguunakan sistem core yang berbeda – beda.
Contoh Processor Generasi Kedelapan :
– intel Core 2 Duo
– intel Core i3
– intel Core i5
– intel Core i7
dan masih banyak produk dari AMD.

Referensi :
http://pairokocax.blogspot.com/2013/05/sejarah-perkembangan-processor.html.